kumpulan kata mutiara islami terbaru – silsilah petunjuk dan cahaya

kumpulan kata mutiara islami terbaru – silsilah petunjuk dan cahaya

Demi Allah, kami amat sangat membenci ahlul bid’ah. Akan tetapi kita adalah para dokter. Jika mereka tidak kita obati, siapa lagi yang akan mengobatinya? Jika kita tidak menyayangi mereka, siapa lagi yang akan menyayangi? Tetapi jika mereka meminta agar kita mengalah dalam masalah tauhid, tidak. Kita tidak akan mau mengalah satu huruf pun. Dalam masalah aqidah, satu huruf pun kita tidak akan mengalah.

Waspadalah dari kawan yang buruk, yaitu kawan yg jika engkau ingin dekat dgn Allah maka dia tak dapat membantumu, dan jika engkau melupakan Allah maka dia tak mau mengingatkanmu.

Musuh yg membuatmu lebih dekat kepada Allah lebih baik daripada sahabat yg membuatmu jauh dari Allah.

Bergaul dgn orang2 yg rusak namun tidak ingin terpengaruh kerusakan mereka bagaikan berenang di laut tapi tak ingin basah.

“Manusia yang terbaik adalah yang selalu sibuk memikirkan aibnya sendiri, sehingga lalai dari melihat aib saudaranya, serta sibuk memperbaiki dirinya sendiri. Barangsiapa yang merasa dirinya tidak memliki aib maka sesungguhnya ia sedang memiiki aib yang sangat buruk yaitu ‘ujub dan terpedaya oleh syaitan”. (www.firanda.com)

Ingat, sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah.

Berkata sebagian ulama: “jika dirimu melihat se0rang laki2 yg suka mencela, suka berdebat, senantiasa kagum dg kehebatan pendapatnya, maka sungguh kehancuran laki2 itu telah sempurna”

Jangan pernah lupakan kematian, karena kematian tak akan pernah melupakan kita. Tidur adalah mati sesaat. Mati adalah tidur selama-lamanya.

“Orang yang berakal adalah yang mengerti hakikat dirinya dan tidak tertipu dengan pujian/celaan orang lain yang tidak mengerti tentang dirinya.”

“Sebaik-baik hamba Allah adalah orang yang jika dilihat (menjadi perhatian) disebutlah nama Allah, dan seburuk-buruk hamba Allah adalah orang yang berjalan dengan mengadu domba, memecah belah antara orang-orang yang saling cinta, dan senang untuk membuat susah orang-orang yang baik.” (HR. Ahmad 4/227, periksa juga kitab “Hashaid al-Alsun” hal. 68)

Banyak bergaul dgn orang2 sholeh adalah obat bagi penyakit hati. Sedangkan banyak bergaul dgn orang2 rusak adalah sumber penyakit hati. Maka berhati2lah dlm memilih teman dekat, dan selektiflah dlm bergaul. Menyendiri lbh baik daripada bergaul dgn orang2 yg buruk/jahat, dan bergaul dgn orang2 baik lbh baik drpd menyendiri. Rasulullah berkata: Seseorang akan mengikuti agama teman dktnya. (HR ABU DAWUD)

Teman sejati mau mengerti saat kita berkata AKU LUPA, menunggu selamanya saat kita berkata TUNGGU SEBENTAR, tetap tinggal saat kita berkata TINGGALKAN AKU SENDIRI, dan membukakan pintu meskipun kita blm mengetuk dan blm berkata BOLEHKAH AKU MASUK?

Sesungguhnya musik adalah haram dan buruk walaupun manusia menyukainya. Dan pengharaman musik adalah baik bagi manusia walaupun manusia membenci hal ini. Allah berfirman: “boleh jadi kamu membenci sesuatu pdhl itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu pdhl itu buruk bagimu, Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (al baqarah 216)

Tanda kebodohan ada tiga, yaitu: bangga kepada diri sendiri (merasa lebih hebat dari orang lain), banyak memikirkan hal yang tidak perlu, dan melakukan sesuatu yang dilarang agama. (Abu Darda)

Ilmu tanpa amal bagaikan pohon tak berbuah.

Punya ilmu (agama) namun tak diamalkan bagaikan punya baju namun tak dipakai, maka tak bisa melindungi tubuh dari panas matahari dan dinginnya malam, (www.almanhaj.or.id)

Jika harus tersenyum, tersenyumlah dgn bijak. Dan jika harus tertawa, tertawalah dgn bijak. Rasulullah berkata: jangan banyak tertawa, karena bnyk tertawa dapat mematikan hati. (HR Tirmidzi).

Di akherat nanti orang beriman yg masuk surga akan menertawakan orang kafir yg masuk neraka: Maka pd hari ini orang2 y beriman menertawakan orang2 kafir (QS AL Muthaffifin: 34)

Kebaikan yg tiada kejelekan padanya ialah bersyukur ketika sehat wal afiat, dan bersabar ketika diuji dgn musibah. Betapa bnyk manusia yg dianugerahi berbagai kenikmatan namun tidak bersyukur, dan betapa bnyk manusia yg ditimpa musibah akan tetapi tidak bersabar. (Hasan Al Basri, 22-110 hijriyah)

Seseorang bertanya: “kepada siapa kami harus bergaul, wahai Syaikh?” Sufyan Ats Tsauri menjawab: “Dengan orang-orang yang senantiasa mengingatkanmu untuk berdzikir kepada Allah, dengan orang-orang yang membuatmu gemar beramal untuk akhirat. Dan, dengan orang-orang yang akan menambah ilmumu ketika kamu berbicara kepadanya.”

This entry was posted in - - - - - - artikel kuliahbidan.wordpress.com. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s