Pelukan warna indah hubungan intim

Kumpulan artikel seks | konsultasi seks | pendidikan seks | posisi seks kamasutra
Pages

* Beranda

Rabu, 27 April 2011
Pelukan warna indah hubungan intim
KEBANYAKAN pria tidak paham mengapa wanita selalu ingin dipeluk. Sepertinya menjadi cara pandang yang umum di antara mereka bahwa pelukan hanya sekadar pertautan fisik.

Berikut ini sedikit gambaran untuk menunjukkan pada Anda, sisi positif dari pelukan, seperti dikutip Askmen.

Mengapa wanita butuh dipeluk

Aktivitas memeluk melepaskan hormon oxytocin, kadang disebut sebagai cuddling hormone. Oxytocin bertanggung jawab untuk memancing apa yang disebut para ilmuwan dengan ?sepasang ikatan’. Artinya, pelukan membuat pasangan merasa lebih dekat dan intim.

Dalam urusan cinta, pelukan mampu menciptakan ikatan di antara pria dan wanita. Lebih dari itu, bagi wanita, pelukan merupakan bentuk komitmen cinta dan kesetiaan pasangan.

Pelukan bisa bermakna dalam jika dilakukan dengan tulus. Jadi, alasan lain wanita menuntut hal ini adalah sensasi yang dihadirkan pelukan bisa sangat menyenangkan.

Mengapa pria tidak suka memeluk

Bisa jadi masalah serius jika usai bercinta pasangan sangat mendambakan pelukan, sementara Anda memilih untuk langsung tidur. Jika dibiarkan berlarut-larut, lama-lama bisa bikin ia frustasi.

Alasan mengapa kebanyakan pria tidur usai bercinta adalah hormon-hormon dan berbagai jenis bahan kimia yang dilepaskan otak usai orgasme, termasuk di dalamnya hormon prolaktin.

Hormon ini memang punya hubungan yang erat dengan aktivitas tidur. Tak heran jika pria cenderung ingin segera tidur setelah bersetubuh.

Pelepasan prolaktin juga dimanfaatkan pria untuk memulihkan diri (recovery time) dari satu orgasme sebelum orgasme berikutnya. Sedangkan wanita seringkali tidak membutuhkan rehat waktu untuk menyiapkan diri setelah orgasme.

Mengapa Anda harus memeluk

Jika Anda bisa membiarkan diri rileks secara fisik dan emosional, Anda mungkin benar-benar bisa menikmati beberapa keuntungan pelukan.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Chicago menyatakan, pasangan yang secara teratur dan spontan saling memberi kasih sayang non-seksual, seperti pelukan, lebih puas dengan hubungan mereka.

Oxytocin dilepaskan dari otak Anda yang akan memunculkan perasaan bahagia dan tidak stres. Sebab, perasaan bahagia akan memberi manfaat positif terhadap hubungan yang tengah dijalani.

Aksi memeluk

Bagi Anda yang asing dan tak biasa dengan dipeluk maupun memeluk, mungkin Anda butuh sedikit tip untuk memudahkannya. Beberapa tekniknya yang menyertainya, antara lain belai lembut rambutnya, sentuh wajahnya, belai lembut lengannya, kaitkan jari-jemari tangan Anda dengan jari-jemarinya, gosok lembut punggungnya, dan jaga selalu kontak mata dengannya.

Ingatlah, pelukan memang memberi manfaat besar bagi kehidupan seks Anda, salah satunya dalam foreplay. Tapi, tak hanya itu.

Nyatanya, pasangan pasti akan menikmatinya jika pelukan itu Anda lakukan kapanpun, secara spontan. Jadi, lain waktu Anda bercinta, Anda akan mendapatkan hadiah darinya karena telah membuatnya bahagia dan semakin intim.(ftr)

Sumber : http://www.okezone.com
0 komentar:

Poskan Komentar

«
»
Beranda
Lihat versi web
Didukung oleh Blogger

This entry was posted in - - - - - artikel dechacare.com. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s