Otak pria di dominasi seks

Kumpulan artikel seks | konsultasi seks | pendidikan seks | posisi seks kamasutra
Pages

* Beranda

Senin, 16 Mei 2011
Otak pria di dominasi seks
UNTUK urusan pekerjaan, pria dan wanita memiliki cara pandang yang tak sama. Umumnya pria lebih suka to the point saat menyelesaikan pekerjaan.

Tak berbeda jauh dengan urusan pekerjaan, dalam urusan ranjang, Pria lebih suka melakukan seks langsung tepat sasaran. Sehingga biasanya mereka tidak membutuhkan foreplay yang lama.

Nah, bila ingin mengetahui lebih dalam apa yang ada di benak pria. Berikut ini beberapa penjabarannya:

Fokus

Berbeda dengan kaum hawa yang bisa membagi pikiran untuk beberapa pekerjaan, pria mengalami kesulitan jika mengerjakan satu pekerjaan dengan “disambi” pekerjaan lainnya. Lewat buku Men Are Like Waffles Woman Are Like Spaghetti, Parm Farrel mengibaratkan pikiran pria ibarat kue waffle.

Kesulitan membagi perhatiaan untuk beberapa pekerjaan yang dijalani, membuat kaum pria selalu fokus pada satu hal. Baru kemudian berganti hal lainnya. Demikian pula dalam urusan seks. Pria lebih senang langsung berpenetrasi, dan tertuju pada area genital pasangannya.

Logis dan analitis

Pria memang hebat dalam persoalan memecahkan masalah. Sebab, dalam berpikir dan bertindak, pria cenderung menggunakan lebih banyak logika dibandingkan dengan wanita yang terhanyut perasaan.

Ketika Anda membagi masalah dengan pasangan, lalu dia dapat memberikan beberapa jalan keluarnya, ternyata itu memang kelebihan pria. John Gray dalam buku Mars and Venus Starting Over menulis, pria suka menyelesaikan masalah.

Hal tersebut pun berlaku pada urusan ranjang. Saat tengah dilanda masalah, pria memiliki jalan keluar terbaik yang dijamin akan digemari pasangannya.

Otak pria didominasi seks?

Mark Leyner dan Billy Goldberg, MD, Penulis buku Why Men Fall Asleep after Sex? menjelaskan, bahwa sebenarnya pria dan wanita terbentuk dari produksi yang sama ketika berada di dalam embrio.

Namun pada perkembangannya, sampai sekitar enam minggu, kromosom pria pun terlibat dalam embrio tersebut. Kemudian, embrio itu mulai mengikuti karakteristik pria sampai dengan organ-organ pria terbentuk secara perlahan.

Salah satu organ pria adalah pabrik penghasil testosteron. Tubuh wanita juga memproduksi testosteron, namun dalam jumlah tidak sebesar pria. Â Nah, ketika membahas mengenai seks, maka kadar testosteron tidak bisa dipisahkan dari kaum Adam. Testosteron memengaruhi seluruh testosteron yang jumlahnya sepuluh kali lebih banyak dari wanita. Termasuk juga organ yang memerintahkan seluruh gerak pria, yaitu otak.

Hormon testosteron turut pula mengendalikan hasrat seks serta energi pria untuk melakukan penetrasi berulang kali. Selain itu hormon ini berpengaruh besar pada kesehatan pria. Struktur tulang pria yang lebih besar dan berat, serta jakun, dan banyak rambut tumbuh di seputar wajahnya juga tak lepas dari pengaruh hormon ini. (berbagai sumber)(nsa)

Sumber : http://www.okezone.com
«
»
Beranda
Lihat versi web
Didukung oleh Blogger

This entry was posted in - - - - - - artikel kuliahbidan.wordpress.com. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s