Pria lebih suka bersenggama

Kumpulan artikel seks | konsultasi seks | pendidikan seks | posisi seks kamasutra
Pages

* Beranda

Senin, 16 Mei 2011
Pria lebih suka bersenggama
PRIA memiliki dorongan seksual lebih kuat dibandingkan wanita. Tapi, ada kalanya pria juga tak ingin bersanggama. Benarkah?
Pendapat mengenai pria tak bisa puasa seks, memang masih menjadi sebuah perdebatan. Pakar seksualitas Irwin Goldstein MD, mengutarakan pendapatnya antara kaitan pria dan seks. Berdasarkan suatu hasil penelitian, Goldstein melihat pria bak robot seksual yang tak bisa menahan hasrat seksual kepada pasangannya.

Satu di antara lima pria yang memiliki hasrat seksual rendah, lebih suka melakukan aktivitas lain daripada berhubungan seks, katanya, seperti dikutip WebMD, Kamis (17/12/2009).

Lebih lanjut, Goldstein yang juga pemilik perusahaan obat-obatan seksual di Rumah Sakit San Diegos Alvarado, sekaligus Pemimpin Redaksi Journal of Sexual Medicine ini memaparkan, tidak semua pria ingin berhubungan seks setiap hari. Pasalnya, tidak ada kategori pasti mengenai pemacu gairah seorang pria ingin berhubungan seks.

Hasil penelitian ini juga didukung fakta yang menyebutkan, wanita juga tidak melulu moody untuk urusan ranjang. Sebab, Goldstein melaporkan fakta yang cukup mengagetkan.

Sebanyak 30 persen wanita tertarik pada seks ketimbang pasangan mereka, tukas Goldstein.
(tty)

Sumber : http://www.okezone.com
«
»
Beranda
Lihat versi web
Didukung oleh Blogger

This entry was posted in - - - - - - artikel kuliahbidan.wordpress.com. Bookmark the permalink.

2 Responses to Pria lebih suka bersenggama

  1. Rahim Terbalik Ingin HamilSeptember 22, 2007 oleh seksfileSaya seorang istri berusia 30 tahun. Kami sudah tiga tahun menikah, tapi belum dikaruniai anak. Menurut hasil USG, rahim saya terbalik. Setelah menjalani pemeriksaan HSG, disimpulkan uterus retro-flexi, hydrosalphing kanan dan kiri distal. Kedua tubae kanan dan kiri terbuka.Dokter saya bilang ada pembengkakan di rahim kanan dan kiri. Saya lalu diberi obat nonflamin dan clanexi. Yang ingin saya tanyakan, masih bisakah saya hamil?Rasma, BaliHystero Salphingo Grafi atau yang kita kenal dengan HSG adalah salah satu metode yang dipakai untuk mengevaluasi tuba fallopii (saluran telur). Metode itu bisa juga digunakan mengevaluasi keadaan rahim, rongga rahim, serta arah rahim (uterus).Dulu arah rahim diyakini berpengaruh terhadap fertilitas (kesuburan). Namun akhir-akhir ini, keyakinan tersebut mulai ditinggakan. Selama tidak terkait dengan kelainan tertentu, arah rahim ke belakang atau retroflexy (normalnya anteflexy) diyakini tidak terkait dengan kesuburan.Hydrosalphing (hydro=air, salphing=tuba fallopi) adalah kondisi di mana tuba fallopi membengkak karena terisi cairan yang dihasilkan mukosa (selaput lendir) tuba falopii. Cairan itu tidak bisa keluar melalui ujung distal (bawah tuba falopii). Karena itu, ujung tuba falopii buntu atau buntu sebagian (kurang lancar).Hydrosalphing umumnya disebabkan proses infeksi. Jika kondisinya sudah kronis dan terjadi kerusakan parah selaput lendir, cilia-cilia yang berfungsi menggerakkan spermatozoon dan zigot bisa hilang. Kalau itu terjadi, tuba falopii tidak bisa berfungsi dengan baik, meski kondisinya masih paten (berlubang).Untuk menjawab apakah Ibu Rasma masih bisa hamil secara normal, harus dilihat kerusakan tuba falopii itu. Jika hidrosalphing-nya tidak berat (ada yang memakai batas diameternya tidak lebih dari 1 cm), tuba falopii masih bisa berfungsi dan kehamilan normal masih memungkinkan. Tapi, jika kerusakan tuba falopii berat, rasanya diperlukan teknik reproduksi berbantu.Dilihat dari pengobatan sejawat saya di Bali, dengan memberi obat-obatan yang Ibu sebutkan, rasanya masih ada peluang terjadinya kehamilan normal. Karena itu, teruskan konsultasi ke dokter Ibu. Jika telah melewati batas tertentu dan ternyata belum hamil, saya yakin sejawat saya di Bali akan menyarankan jenjeng pengobatan yang lebih tinggi. Semoga bermanfaat, ya Bu.(*)Dr Budi Santoso SpOg

  2. Nyeri Haid dan InfertilSeptember 22, 2007 oleh seksfileSaya wanita 24 tahun dan sudah menikah 6 bulan dengan berat badan 38,5 kg. Dua bulan ini haid saya bermasalah, padahal saya tidak menggunakan alat kontrasepsi. Saat datang bulan rasanya sakit sekali di area perut. Saking sakitnya, saya tidak bisa bangun dari tempat tidur. Saya harus mengompreskan air hangat untuk meredakan nyerinya. Nyeri ini juga disertai dengan berak air, mual, muntah, dan pening. Terutama pada 4-5 hari pertama haid. Saya sudah memeriksakan diri ke dokter kandungan. Katanya, saya terlalu kurus. Dokter memberi obat Aulin dan Evita 400xv. Gara-gara obat itu, jadwal haid saya mundur 2-3 hari. Bisakah dokter menjelaskan perihal nyeri yang saya alami itu? Jujur saya selalu was-was menjelang haid tiba. Apakah ini juga salah satu faktor kenapa saya tak kunjung hamil hingga sekarang?Arti, Surabaya Dari gambaran nyeri saat haid yang dirasakan, jika dikaitkan dengan belum mendapat kehamilan hingga usia pernikahan menginjak 6 bulan, bisa saling terkait, juga bisa tidak. Sebaiknya, Ibu Arti segera memeriksakan diri agar supaya terbebas dari rasa nyeri dan sekaligus bisa segera hamil.Di RSU Dr Soetomo, Surabaya, pernah dilakukan penelitian tentang keterkaitan antara nyeri haid dengan infertilitas (sulit hamil). Ternyata, 68 persen nyeri haid dan infertilitas tersebut disebabkan endometriosis. Hasil itu tidak beda jauh dengan hasil penelitian pada beberapa RS di negara lain, yang melaporkan bahwa wanita dengan nyeri haid dan infertilitas, 50-70 persen disebebkan endometriosis. Jadi terdapat korelasi yang cukup kuat antara nyeri haid dan infertilitas dengan angka kejadian endometriosis.Apa endometriosis itu? Endomertriosis adalah tumbuhnya selaput lendir rahim (endometrium) di luar rahim. Endometriosis memiliki sifat-sifat seperti endometrium aslinya. Termasuk merespon perubahan hormon yang dihasilkan indung telur. Seperti saat menstruasi, endometriosis akan mengeluarkan darah, hanya jumlah darahnya sedikit dan berada di rongga perut. Pengeluaran darah inilah yang diduga sebagai salah satu penyebab pemicu munculnya nyeri, selain adanya beberapa zat yang diekspresikan oleh sarang endometriosis tersebut, seperti prostaglandin. Yang semua itu diduga sebagai penyebab hambatan untuk tejadinya kehamilan.Nah, Ibu tidak usah bingung dan was-was, langkah pertama adalah memastikan apakah keluhan yang dirasakan ibu terkait endometriosis atau tidak. Standar baku untuk menegakkan diagnosa endometriosis adalah dengan laparoskopi diagnostik, yaitu dengan memasukkan kamera panoramic ke dalam rongga perut, disambungkan ke alat monitor dan perekam. Pada beberapa kasus bisa dilanjutkan ke tindakan operatif. Salah satunya dengan membakar sarang endometriosis sehingga tidak aktif lagi dan tidak merespon hormon yang dihasilkan oleh indung telur.Tentang obat yang disebutkan Ibu, sifatnya simtomatis untuk mengatasi nyerinya dan vit E yang diduga mempunyai efek mengutungkan terhadap fungsi reproduksi. Pengobatan definif saya kira harus segera dilakukan laparoskopi diagnostik. Semoga bermanfaat dan Ibu Arti terbebas dari rasa nyeri serta cepat hamil. Dr Budi Santoso SpOg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s