Vagina Wanita

Sering orgasme, dapat bersihkan vagina

SETIAP pasangan tak memungkiri ketika berhubungan seks selalu mengharapkan sensasi orgasme. Mereka percaya orgasme bisa mendatangkan kenikmatan dan membuat badan sehat. Tapi bisakah sering orgasme dapat membersihkan vagina?

Menurut Dr Handawan Nadesul, orgasme adalah suatu respons yang sangat menyenangkan dan merupakan puncak kepuasan fisik dan emosi dalam hubungan seksual. Biasanya ditandai dengan berkurangnya ketegangan dan perasaan semakin dekatnya dengan sang pasangan.

“Tapi kalau manfaat membersihkan vagina enggaklah. Posisi vagina itu sangat rapat dan tergantung apa yang tertinggal di daerah intim tersebut,” kata Dr Nadesul yang dihubungi okezone melalui telepon selulernya, Selasa (17/7/2008).

Kalau pun yang tertinggal semacam tisu atau pembalut berukuran kecil, kata Nadesul, biasanya aman karena akan mengalami proses pembusukan di dalam vagina.

“Jadi kalau ada yang berpendapat orgasme dalam waktu lama dan terus menerus bisa berfungsi sebagai gurah vagina, saya kurang setuju. Membersihkan vagina sebenarnya dapat dilakukan dengan bantuan dokter. Caranya dengan menyemprotkan obat khusus macam betadine di daerah intim,” pungkasnya.(tty)

Sumber : http://www.okezone.com

=================================================

Tips jitu memainkan vagina

UNTUK urusan birahi, pria memang juaranya! Mereka memiliki banyak cara membuat wanita tak berdaya. Salah satunya, beraksi nakal dengan memainkan jemari di atas tubuh pasangannya.

Umumnya, kaum adam tak kehabisan akal untuk membuat kehidupan seksualnya selalu membara. Melancarkan aksi nakal di sekujur tubuh pasangannya akan membuat ajang bercinta terasa kian menggoda. Apalagi, jika pria memainkan jemari di titik rangsang pasangannya.

Untuk membuat turn on pasangannya, pria senang “memainkan” bagian klirotis Miss V. Area yang menjadi mahkota wanita itu selalu menarik perhatian pria untuk “dimainkan”.

Jika Anda ingin melakukan aksi menggoda dan melecutkan hasrat si dia, beberapa tip jitu dari Askmen berikut dapat Anda coba.

Anda bisa memulai aksi nakal dengan memberikan sentuhan lembut pada Miss V-nya. Kecupan lembut bisa menjadi pembuka adegan selanjutnya.

Setelah itu Anda bisa menjelajahi Miss V si dia. Namun Anda harus membuat pasangan merasa nyaman terlebih dahulu. Terutama lihat reaksi dia, jika dia tidak merasa kesakitan dan membiarkan Anda terus melanjutkan aksi tersebut. Itu pertanda bahwa ia menginginkan Anda berbuat lebih jauh lagi pada Miss V-nya.

Jangan terlalu gemas memainkan Miss V pasangan sehingga Anda jadi terburu-buru. Gunakan jari-jari Anda untuk melanjutkan permainan agar lebih seru.

Jika ia mempersilakan Anda untuk menyentuh area seputar klirotis, maka Anda harus pintar mengendalikan hasrat diri sendiri. Kenapa begitu? Apabila pasangan sudah terlihat makin menikmati setiap sentuhan yang Anda berikan. Waktu untuk menuju puncak kenikmatan tidak akan lama lagi.

Semua pria pasti tak tahan melihat pasangannya turn on, namun belum dipenuhi secara maksimal. Untuk mewujudkannya, Anda dapat memberi jeda sesaat untuk membuat si dia penasaran. Apabila ia dengan spontan meminta Anda untuk segera melakukan penetrasi. Maka waktunya untuk Anda melepaskan hasrat diri dan turut larut dalam permainan. (nsa)

Sumber : http://www.okezone.com

==================================================

Vagina spa kobarkan kepuasan bercinta

BANYAK cara yang dilakukan kaum hawa untuk meningkatkan higienitas organ intimnya. Salah satunya dengan V-Spa (vagina spa) atau disebut juga V-Medicare.

V-spa adalah suatu bentuk perawatan tubuh menyeluruh yang mencakup perawatan tubuh (terutama organ wanita) dan pikiran. Tujuan V-Spa adalah memperbaiki sirkulasi darah dan melancarkan energi (chi) dari organ intim wanita.

Kendati V-Spa sering dilakukan oleh wanita, namun dr Ferryal Loetan, sex consultant & rehabilitation specialist dari Win Klinik Kamar Sutera menyarankan untuk tidak melakukannya.

“Banyak cara yang dilakukan wanita untuk membersihkan vagina. Padahal membersihkan vagina itu tidak boleh sembarangan, tidak boleh memakai macam-macam alat atau cairan, tapi harus hati-hati sekali. Apalagi bila teknik tersebut dilakukan tidak dengan ahlinya, itu sangat berbahaya,” kata dr Ferryal kepada okezone saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (23/10/2008).

Menurutnya, V-spa atau perawatan lainnya yang berhubungan dengan organ genital wanita menjadi tindakan yang membuat vagina kering.

“Yang sekarang dilakukan adalah berusaha membuat vagina kering dan itu sangat salah. Semisal tindakan mencampur macam-macam ramuan dengan daun sirih atau tongkat Madura dan sebagainya, itu berbahaya sekali. Karena vagina itu diciptakan lembap, dengan kelembapan tersebut vagina mengeluarkan cairan khusus dan bertujuan untuk menjaga cairan itu dari kuman dan kotoran yang masuk. Kalau sudah kering, akibatnya vagina tidak berdaya sehingga lebih mudah terinfeksi dan terluka,” paparnya panjang lebar.

Masih menurut pria berkacamata ini, tindakan mencuci atau membersihkan vagina itu merupakan kesalahan besar yang dilakukan kaum hawa.

“Sebenarnya kepuasan bercinta akan terasa lebih nikmat saat vagina bersih dengan melakukan berbagai teknik itu hanya mitos dan cara pikir yang salah yang selama ini dilakukan wanita,” imbuhnya.

Dilanjutkan dr Ferryal, kondisi vagina yang tepat itu harus selalu asam, dengan kondisi keasaman (PH) yang ideal.

“Kondisi vagina itu idealnya harus bersifat asam yaitu tetap pada kisaran 3-6, tapi juga tidak boleh terlalu asam. Sebab kalau PH terlalu asam akan menyebabkan infeksi jamur,” tandasnya.

Jadi memakai produk perawatan organ intim wanita yang mengandung daun sirih atau wangi-wangian itu salah besar karena akan merusak selaput vagina. Namun sebaiknya mencuci area genital tersebut dengan cairan yang aman untuk vagina.(nsa)

Sumber : http://www.okezone.com

=================================================

Adakah sunat perempuan?

SUNAT atau sirkumsisi pada laki-laki merupakan operasi pengambilan kulit yang menutup kepala penis. Praktik ini biasa dilakukan di Indonesia dan di beberapa negara, namun tidak banyak dilakukan di seluruh dunia. Sunat pada laki-laki dilakukan untuk alasan religius atau adat. Adakah sunat perempuan?

Buku “Kesproholic” karya Tim Mitra Inti menjelaskan, sunat perempuan atau mutilasi alat kelamin perempuan adalah penghilangan sebagian atau seluruhnya dari alat kelamin luar, yaitu labia mayora, labia minora, dan klitoris.

Di Indonesia praktik sunat perempuan dibagi menjadi dua tipe, simbolik dan berbahaya. Tipe simbolik artinya tidak ada penggoresan (incision) atau penghilang (excision) sebagian jaringan organ perempuan. Sementara tipe berbahaya (harmful) yakni terjadi (incision) atau penghilangan (excision) sebagian jaringan organ perempuan.

Berdasarkan hasil penelitian Population Council di enam provinsi di Indonesia 2001-2003, ditemukan 28 persen masyarakat Indonesia melakukan sunat perempuan secara simbolik dan praktik berbahaya sebesar 49 persen incision dan 2 persen excision.

Menurut WHO, sunat perempuan diklasifikasikan ke dalam empat tipe. Tipe pertama yakni pemotongan “prepuce” dengan atau tanpa mengiris/menggores bagian atau seluruh klitoris. Tipe kedua dengan pemotongan klitoris disertai pemotongan sebagian atau seluruh labia minora, dan tipe ketiga berupa pemotongan bagian atau seluruh alat kelamin luar disertai penjahitan/penyempitan lubang vagina (infibulasi). Sementara tipe keempat adalah tidak terklasifikasi, termasuk penusukkan, perlubangan atau pengirisan/penggoresan terhadap klitoris.

Praktik infibulasi diperkirakan dilakukan oleh lebih dari 2 juta anak perempuan di lebih dari 28 negara Afrika dan di masyarakat Timur Tengah dan Asia. Beberapa anak perempuan melakukannya saat bayi, usia tujuh sampai 10 tahun, saat menikah dalam masyarakat yang mempraktikkannya atau sesudah kelahiran anak pertama.

Namun mutilasi alat kelamin perempuan sangat tidak dianjurkan karena dihubungkan dengan risiko tinggi dari kesakitan jangka panjang atau disfungsi seksual, serta risiko kematian bagi anak perempuan dan perempuan dewasa. Selain itu, dapat menyebabkan kesakitan yang amat sangat, perdarahan, shock, infeksi, menstruasi terhambat, infeksi saluran kencing berulang, abses, dan meningkatkan risiko kematian ibu dan anak. Prosedur tindakan mutilasinya itu sendiri dapat memfasilitasi penyebaran infeksi, termasuk infeksi HIV jika alat yang digunakan bekas dipakai langsung bersama pengidap HIV dan tidak distrerilisasi sebelum digunakan kembali.(tty)

Sumber : http://www.okezone.com

==================================================

Meraba klitoris bikin wanita melayang

UNTUK urusan menikmati sesi bercinta, kaum hawa lebih memiliki karakteristik yang relatif berbeda dengan pria. Biasanya, kaum wanita cenderung lebih membutuhkan foreplay dibandingkan pria.

Itu sebabnya bila wanita sangat menginginkan jika sekujur tubuhnya, terutama bagian-bagian sensitif, mendapat perlakuan istimewa dari pasangan.

Jika ingin membuat pasangan semakin mabuk kepayang dengan teknik bercinta yang Anda lancarkan, Anda bisa mengikuti panduan yang dirangkum Riri & Yoez dalam bukunya yang berjudul 69 Tip & trik Menggapai Kenikmatan Seks berikut:

Rabalah klitorisnya

Sebelum berhubungan intim, cobalah Anda bayangkan jika Anda melakukan hubungan seks tanpa adanya rangsangan pada Mr P. Tentu, “permainan” tak terasa menyenangkan, bukan?

Meraba atau merangsang klitoris pada liang miss V pasti akan membuat gairah pasangan kian meluap, sehingga benar-benar siap mendapatkan “serangan” dari Anda.

Rangsang area tidak sensitifnya

Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat pasangan mabuk kepayang, yaitu dengan mencium rambut, kening, pipi, mengusap punggungnya, dan meraba kakinya, serta bagian tubuh lain yang tidak sensitif. Nyatanya, cara ini bisa membuat wanita merasa semakin dihargai, karena pasangannya menyukai seluruh tubuhnya.

Dengan menguasai teknik dan seni bercinta seperti ini, maka seorang pria akan semakin tahu bagaimana caranya membuat wanita mabuk kepayang dalam sebuah sesi bercinta.(nsa)

Sumber : http://www.okezone.com

This entry was posted in - - - - - - artikel kuliahbidan.wordpress.com. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s