Dari Coba-coba Jadi Tau Tentang Rasanya Diruqyah

Antara Ilmu Medis, Gaib hingga Kecintaan kita kepada Rasullulah Muhammad SAW.

Ruqyah adalah metode pengobatan yang dilakukan dengan cara membacakan ayat suci Al Qur’an. Memang secara akal sehat manusia, tidak masuk akal sebab bagaimana mungkin seorang yang sakit ketika dibacakan alQuran bisa sembuh.

Tidak seperti biasa saya menuliskan sebuah pengalaman spiritual, sebab blog ini biasanya lebih banyak saya isi dengan hal yang berhubungan dengan ponsel, namun karena pengalaman ini sangat berarti bagi saya, iman saya dan ketaatan saya pada Allah SWT dan junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW, maka saya ingin berbagi sedikit dengan pembaca.

Kalau saya ditanya kenapa harus diruqyah? apakah saya sakit? apakah saya kemasukan Jin? maka jawaban saya hanya satu! saya ingin lebih baik dari hari kemaren. Dalam konteks ini mungkin akan muncul pertanyaan lagi, apakah selama ini saya tidak merasa baik? maka jawabnya adalah sesuai dengan pedoman saya ” Setiap hari, saya selalu merasa lebih baik dalam segala hal” dan dengan diruqyah, harapan untuk terus lebih baik semakin besar.

Saya memang tipe orang yang suka mencoba, tentunya dengan review dari berbagai kalangan termasuk teman saya tadi. Pernah saya nekat mencoba untuk ikut gurah karena seorang rekan di Jombang (Jawa Timur) mengatakan bahwa Gurah baik untuk kesehatan. Akhirnya hal itu saya lakukan! hasilnya pusing2 di kepala saya hilang, suara lebih nyaring.

Sayangnya hal ini hanya bertahan dalam beberapa minggu, selanjutnya kembali seperti semula. Bukan gurahnya yang salah, tapi karena saya tidak mengikuti anjuran ustad yang menggurah saya, larangan seperti merokok, minum kopi tetap saya lakukan, padahal jika ingin lebih baik semua kebiasaan itu harus dihilangkan atau minimal dikurangi. Gurah agaknya tetap harus dilakukan paling lama satu tahun sekali, untuk menghilangkan lendir.

Saat seorang rekan yang sudah pernah diruqyah bercerita tentang nikmatnya setelah diruqyah, saya merasa tertarik mencobanya. Menariknya rekan saya ini bersedia mengantarkan ke ustad Abu albani (ustad yang pernah meruqyah Adiknya).
Sebelum Ruqyah dimulai, ustad Abu ALBANI memberikan sedikit tausiah tentang apa itu Ruqyah dan Gangguan akibat Jin. Bertempat di sebuah ruang tamu klinik di jln Tales II/33 Surabaya ini beliau menjelaskan beberapa hal akibat gangguan Jin yang tidak dideteksi oleh Medis:

* Susah tidur atau kalo tidur susah bangun.
* Perasaan selalu was-was, seperti ada yang mengikuti
* Sakit kepala tapi sudah minum obat tidak kunjung sembuh
* Sering mendengar suara-suara yang tidak jelas
* sering mencium bau-bau tapi tidak jelas sumbernya
* Memiliki keahlian tertentu tapi nggak pernah belajar
* Mimpi sesuatu yang besoknya jadi kenyataan
* dll

Setelah tausiah selesai, kami berempat dibacakan ayat suci Al Qur’an. Ruqyah dimulai Sontak saja hanya dalam hitungan detik, rasanya isi perut saya mau muntah dan keluar. Selanjutnya saya sudah tidak sadarkan diri. Rekan lain yang menyaksikan mengatakan saya muntah-muntah dan mengeram kesakitan.

Selesai Ruqyah, Ustad Abbas mengatakan tentang cara masuk jin ada tiga hal:

1. Karena keturunan.(jin tahu saat tubuh yang dihinggapi meninggal dia akan cari tubuh lain sesuai karakter yang sebelumnya dan ini biasa ditemui di keturunannya)
2. Teraniaya (dalam beberapa kasus pernah terjadi orang memotong pohon besar akhirnya matanya buta, sebab jin penunggunya marah dan dengan Ijin Allah SWT dia mencocok mata si penebang pohon tersebut)
3. Pernah mengikuti Amalan2 tenaga dalam yang pengisiannya dilakukan dengan bantuan Jin. [ini yang menurut Ustad terjadi pada Saya🙂 ]

Bagaimana caranya agar terhindar dari gangguan Jin, Lakukan segala hal yang dilakukan oleh Rasullulah. mulai dari yang paling sederhana misalnya masuk kamar mandi kaki kiri terlebih dahulu, keluar kaki kanan. sambil baca bacaan minimal bismillah dan keluar alhamdullilah.

Cara lain yang paling ampuh adalah melakukan sholat Jamaah di Masjid, melakukan Dzikir. dan banyak lagi amalan lain yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu. Intinya mendekatkan diri kepada Allah SWT adalah kunci dari segala-galanya. Semoga kita menjadi Insan yang selalu dilindungi oleh Allah SWT. Amin Ya Robbal Alamin.

(Diceritakan kembali oleh Ina (bukan nama sebenarnya)

 

http://www.klinikruqyahsyariyah.co.cc/

This entry was posted in - - - - - artikel dechacare.com. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s